Mau Hidup Yang Lebih Baik? Caranya Sederhana

Dari tulisan saya sebelumnya yang berjudul “Kenapa Hidup Anda Begitu-begitu Saja?“, saya jadi terinspirasi oleh beberapa komentar yang masuk di blog saya tersebut. Ternyata memang kita sering terlena dengan rutinitas sehari-hari kita. Bahkan karena terlalu sibuk, kita hanya memikirkan apa yang harus dikerjakan demi menyelesaikan tugas demi tugas. Apalagi ditunjang dengan zona nyaman yang terbentuk. Padahal di dalam hati yang paling dalam, Anda mungkin menginginkan hidup yang lebih baik daripada yang saat ini sedang Anda jalani. Sebenarnya, ketika Anda memang benar-benar mau mendapatkan hidup yang lebih baik, caranya sangat sederhana.

Buka pikiran Anda, dan renungkan perkataan saya ini, “hidup Anda saat ini adalah gambaran dari pola pikir Anda”. Anda bisa setuju dengan perkataan saya tersebut, tetapi mungkin Anda juga bisa mengatakan bahwa Anda¬†ingin hidup yang lebih baik, tetapi kenyataannya ternyata berbeda, jadi beda donk pola pikir Anda¬†dengan kenyataan hidup Anda.

 

“Our Life is the Creation of Our Mind” ~ Buddha

 

Memang kelihatannya seperti itu, tetapi ketika Anda melihat kebelakang, ingat-ingat kembali semua keputusan hidup Anda. Apakah kira-kira banyak hal yang ‘kalau bisa’ Anda ubah? Kalau Anda bisa mengulangi hidup Anda, seberapa banyak keputusan Anda yang ingin Anda ubah?

Ketika saya mengatakan bahwa hidup Anda saat ini adalah gambaran dari pola pikir Anda, artinya adalah semua hal saat ini adalah terjadi karena pilihan-pilihan hidup Anda. Dan bagaimana pilihan-pilihan tersebut terjadi? Karena pola pikir Anda! Orang lain boleh mempengaruhi Anda, tetapi keputusan tetap di tangan Anda. Tidak ada yang menodongkan pistol di kepala Anda di setiap saat Anda mengambil keputusan kan.

Jadi apa arti semuanya ini? Kalau Anda ingin hidup yang lebih baik, mulailah buka pikiran Anda! Bayangkan saat ini seolah-olah Anda keluar dari tubuh Anda dimanapun Anda berada saat ini. Bayangkan Anda terbang melayang ke atas, ke langit yang tinggi sambil tetap mengamati tubuh fisik Anda yang tertinggal di bawah. Setelah begitu tinggi di sekitar awan yang tinggi, mulailah liat kesekeliling Anda. Dunia begitu luas, dan Anda tampak begitu kecil hampir tidak terlihat di bawah sana. Dunia begitu luas dan Anda hanya menjalani rutinitas sehari-hari Anda. Ingat lah bahwa dunia tidak berputar di sekeliling Anda. Dunia tidak mempedulikan Anda. Dunia berputar dengan caranya tersendiri, dan Anda hanyalah sebuah titik kecil di permukaannya.

Sehingga ketika Anda mau hidup lebih baik, mulailah membuka pikiran Anda. Banyak orang di sekitar Anda, mereka masing-masing memiliki hidupnya masing-masing dan pola pikirnya masing-masing. Mulailah belajar dari banyak orang. Pilihlah mentor yang bisa Anda ajak berdiskusi dan membawa Anda maju. Tetapi ingat, bahwa Anda harus membuka pikiran Anda untuk menerima banyak hal-hal baru dari dunia luas ini yang sebelumnya tidak pernah Anda sadari. Tanpa membuka pikiran, maka pola pikir Anda yang lama kemarin akan selalu menghalangi perubahan yang baru. Karena ternyata, pikiran Anda juga memiliki zona nyaman. Tahu kan tidak enaknya ketika orang lain berbeda pendapat dengan Anda.

 

The-eyes-are-useless-when-the-mind-is-blind-Unknown-1073x671-650x406

 

Dengan tulisan ini, saya ingin mengajak Anda membuka pikiran, sehingga Anda bisa belajar banyak sekali hal-hal baru diluar sana. Ingatlah bahwa orang lain tidak akan peduli tentang Anda. Mungkin hanya keluarga Anda yang peduli terhadap Anda. Sehingga ketika Anda sudah membuka pikiran, belajarlah bertanya / berkonsultasi terhadap calon mentor / role model Anda. Ketika Anda mulai berkomunikasi dengan mereka. Dunia Anda akan mulai terbuka lebih lebar, dan peluang-peluang baru akan bermunculan. Otak Anda yang selama ini sangat efisien mengerjakan rutinitas harian Anda akan mulai melihat peluang-peluang baru. Ambil itu dan hidup Anda akan berubah. Nothing to lose karena kalau gagal, paling tidak Anda kembali ke titik awal, yaitu saat ini saja. Dan Anda bisa mencoba melakukan hal yang berbeda lagi.

 

Pertanyaan sebenarnya adalah “Siap kah Anda?” Mengatakan siap memang mudah, tetapi ketika sudah berhadapan dengan hal yang berbeda, apakah Anda benar-benar siap? Tingkah laku Anda lah yang menentukan jawabannya. Jadi sekali lagi, siap kah Anda?

Salam

Denny Santoso

3 thoughts on “Mau Hidup Yang Lebih Baik? Caranya Sederhana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>