Apa yang telah saya pelajari selama 2014?

Resolusi 2015? Banyak orang yang membuat resolusi baru untuk di Tahun 2015. Sementara kemarin seharian setelah membaca banyak resolusi dari blog-blog di internet, saya mengambil keputusan bahwa resolusi 2015 saya adalah menyelesaikan apa yang telah saya mulai di 2014.
Tetapi tulisan saya ini bukanlah mengenai sebuah resolusi, tetapi lebih ke tentang apa yang telah saya pelajari selama 2014. Beberapa hal penting yang saya dapatkan selama 2014 yang bisa Anda manfaatkan adalah:

1. Set a goal. Tanpa goal yang jelas, hidup tidak akan bergerak ke mana pun. Anda akan menjadi korban kehidupan. Salah siapa kalau Anda menjadi korban kehidupan? Look at the mirror. Setiap hari Anda membuat keputusan dalam hidup. Mau bangun jam berapa? Mau mandi jam berapa? Mau pakai pakaian yang mana? Mau makan apa?  Dan ribuan keputusan setiap harinya. Tanpa goal yang jelas, arah Anda akan kemana-mana dan tidak akan mencapai sesuatu yang berbeda.

2. Belajar mengambil keputusan lebih cepat dengan prioritas terbaik. Seperti point sebelumnya, bahwa setiap hari kita dihadapkan dengan ribuan keputusan ‘yang tidak kita sadari’. Alangkah baiknya jika Anda belajar mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat. Hal ini mungkin tidak Anda sadari, tetapi coba renungkan kembali, apakah ada keputusan-keputusan di dalam hidup Anda yang tertunda? Kalau banyak, itu salah siapa? Look at the mirror sekali lagi :)

3. You’re not a superman! Sebagai seorang entrepreneur sejak dulu, saya belajar banyak hal dan melakukan banyak hal. Tetapi bisa melakukan banyak hal bukanlah sesuatu yang keliatannya sangat indah dan bagus tetapi juga seperti pisau bermata dua. Anda akan melihat bahwa orang lain kurang sempurna dan cenderung melakukan semuanya sendirian. Dan sebagai seorang entrepreneur, rasa bosan melakukan sesuatu yang sama setiap harinya malah menjadikan pekerjaan tidak selesai-selesai. Di ujung 2014 kemarin, saya baru menyadari hal ini, dan mulai belajar mendelegasikan banyak pekerjaan kepada orang lain. Memang tidak akan sesempurna jika dikerjakan sendirian, sehingga yang paling penting adalah membuat system supaya semuanya rapi dan berjalan lancar. Sebuah system yang rapi akan bisa membantu Anda bekerja, mendelegasikan tugas dengan baik dan memberikan Anda waktu lebih banyak untuk melakukan hal yang lain yang Anda sukai. Bagaimana memilih pekerjaan untuk di delegasikan? Mulailah dengan pekerjaan2 rutin yang paling tidak Anda sukai dan berikan kepada orang lain. Lama kelamaan Anda akan menyisakan pekerjaan-pekerjaan yang Anda cintai. Dan hidup Anda akan jauh lebih ringan.

Kurang lebih itulah intisari yang saya temukan selama 2014. Bagaimana dengan Anda? Apa saja yang Anda temukan di 2014 yang bisa Anda ceritakan disini? Biarkan orang lain membacanya dan mendapatkan benefit dari Anda. Kemarin setelah nonton film Merry Riana, saya ngobrol dengan Merry dan saya mengatakan bahwa kunci dari Law of Attraction seperti yang sering saya bahas di tulisan saya sebelumnya adalah Gratitude atau rasa bersyukur dan bisa membantu menginspirasi banyak orang seperti Merry Riana, akan meningkatkan Gratitude yang sangat tinggi di dalam diri kita sendiri dan itu sangat membantu LOA untuk mendapatkan apa yang kita cari dalam hidup kita.

Merry Riana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>