Anda Akan Jauh Lebih Sukses Ketika Anda Meninggalkan Hal Ini

Setelah beberapa bulan ini saya banyak memfokuskan diri membantu orang seputar Digital Marketing, saya mendapatkan banyak pertanyaan seputar mendirikan bisnis. Mulai dari bisnis apa yang lagi trend, menjalankan dan membangun team, dll.

Ada satu pertanyaan yang pernah muncul yang cukup menggelitik waktu itu.

Lebih tepatnya complain…

Orang tersebut mengatakan jangan mengajak bisnis di Internet karena dia pernah ditipu orang di internet.

Jadi menurut dia, bisnis di Internet penuh dengan penipuan, dan harus dihindari.

Sebelum kita berdiskusi lebih dalam, pernahkah Anda pacaran, ditinggal pacar dan patah hati? Apakah kemudian Anda memutuskan bahwa gender pasangan Anda semuanya brengsek dan pernikahan adalah sesuatu yang harus dihindari? Saya pribadi sudah putus dengan beberapa cewek sebelum akhirnya menikah dan hidup berbahagia dengan istri saya yang sekarang.

Bagaimana kalau seandainya saya mengadopsi pola pikir yang sama dengan orang tadi.

Saya juga pernah ditipu pertama kali beli barang di ebay mungkin tahun sekitar 2000an, lupa saya tepatnya. Kalau saya membenci belanja online, maka saya tidak akan pernah memulai bisnis supplement saya dimana pada tahun 1999, saya membuat kartu kredit, dengan limit hanya 2.5jt saja. Karena itu satu-satunya saldo saya yang tersisa dan akhirnya memberanikan diri membeli supplement dari sebuah online store ya engga jelas di US.

Kembali ke pemikiran orang tadi, dia ‘membuat asumsi’ bahwa dengan 1 kejadian buruk saja, maka ‘semuanya’ dianggap buruk.

Seberapa sering kita melakukan asumsi dengan data tidak valid seperti itu sehari-harinya? Sangat berbahaya memiliki pola pikir yang seperti itu. Ditipu sekali, dan mengatakan semua bisnis internet penuh penipuan. Gagal bisnis sekali mengatakan ‘tidak berbakat bisnis’. Itu adalah pola-pola berpikir yang sangat membatasi diri.

Kenapa mau dibatasi seperti itu? Bahkan yang membatasi diri sendiri pula….

Dengan topic yang agak berbeda, saya pernah mendapat pertanyaan lain ‘bagaimana mau pindah kerja, bisanya cuman yang satu ini’.

Personally, saya gemas sekali mendengar statement seperti itu. Pertanyaan saya ada dua kalau Anda mengatakan seperti itu:
1. Ada berapa jenis pekerjaan di dunia ini yang bisa menghasilkan income lebih banyak daripada yang sekarang Anda kerjakan?
2. Kenapa Anda membatasi diri sendiri dengan memilih pekerjaan yang sekarang? Tidak ada yang menodongkan pistol di kepala Anda dan memaksa Anda bekerja di pekerjaan yang sekarang kan? Tidak ada pula yang akan membunuh Anda kalau Anda belajar, dan bekerja di bidang lain.

Ketika saya ingin berbisnis properti, saya sama sekali buta, tidak tahu bagaimana cara memilih properti, dll. Yang saya lakukan adalah mengambil sekolah properti di malam hari dengan total 8 bulan saya bolak balik malang jakarta.

Mahal? Sangat mahal terutama di tiket pesawatnya.

Apakah worth it? Sangat! Saya mendapatkan pengetahuan, mendapatkan teman-teman dari networking, bergabung di sebuah club property, dan akhirnya saya bisa masuk bisnis ini.

Bagaimana kalau di awal saya mengatakan ‘saya tidak mengerti properti’. Alasan selalu mudah dan gampang, tetapi Anda akan berdiri di tempat, hanya memiliki alasan tersebut tanpa memiliki potensi bisnis baru tersebut kan :)

Sama juga ketika orang ingin mengikuti workshop digital marketing yang saya adakan, tetapi alasannya ‘jauh’.

Saya sangat benci dengan alasan seperti itu.

Why….

Karena jauh kan tinggal didekatkan? Naik pesawat kalau perlu.

Beda kalau alasannya, tidak punya waktu meninggalkan pekerjaan yang sekarang, atau tidak punya biaya untuk terbang. Itu alasan yang sangat normal.

Tetapi kalau jauh?

Untuk belajar property saya mondar mandir malang jakarta setiap minggu tanpa pernah bolos sekalipun selama 8 bulan, meninggalkan istri yang sedang hamil di rumah.

Saya tidak tahu, apakah menjawab dengan alasan ‘jauh’ itu karena memang tidak ada biaya untuk terbang, atau cuma sekedar malas? Karena kalau malas, maka jelas problemnya adalah pada diri sendiri.

Binatang memiliki keterbatasan di otak dan kemampuan mereka, karena itu mereka tidak bisa dibandingkan dengan manusia. Kalau manusia yang diberikan komputer yang lebih hebat dari komputer manapun (baca: otak), tetapi malah membatasi diri sendiri…..kasihan…….

Pesan saya cuma satu, sayang sekali kalau hidup Anda dibatasi oleh banyak hal, terutama apabila yang membatasi itu ternyata adalah Anda sendiri…..dan Anda merasa bahwa Anda sudah benar….

Jadi apakah sekarang Anda yakin kalau Anda sudah benar?

Denny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>