Get Back In The Game – FOCUS

FOCUS atau seringkali orang mengatakan Follow One Course Until Successful adalah topik hidupku seminggu belakangan ini. Meskipun hidup saya terus berjalan maju, tetapi dalam beberapa hal seperti berputar di tempat dan beberapa hari belakangan saya menyempatkan diri untuk mengevaluasi semuanya. Konteks pembahasan ini adalah di seputar bisnis dan pekerjaan. Yang saya lakukan adalah saya mengingat beberapa tahun yang lalu ketika saya belajar mengenai Internet Marketing pertama kali di tahun 2007. Pada tahun 2008 saya membuat DuniaFitnes.com dan PanduanDiet.com dan pada saat itu saya sangat tertarik dengan dunia online. Latar belakang saya adalah IT sehingga berkutat di dunia online, internet dan technology adalah sangat menyenangkan untuk saya. Pada tahun 2008, saya merekrut team IT saya yang pertama untuk mengerjakan beberapa project online saya.

Tetapi yang terjadi adalah, beberapa project online saya tidak pernah terealisasi, karena waktu dan tenaga dari resource yang ada, tersedot ke project-project dari perusahaan. Sehingga akhirnya yang terealisasi sampai hari ini hanyalah DuniaFitnes dan PanduanDiet.com saja. Konsentrasi bisnis saya pun tidak fokus dan terlalu banyak mencoba hal-hal baru. Ini memiliki pro dan kontranya sendiri. Kontranya adalah saya berputar-putar di tempat dan melupakan mesin uang saya, tetapi pro nya adalah, pengalaman saya bertambah dan network saya pun meluas dengan cepat. Untuk terus bisa melangkah maju, saya mengambil sikap positif saja dan menganggap bahwa semua yang terjadi adalah sebuah pengalaman yang berharga, dan network saya yang terbangun juga tidak ternilai lagi. Dan sekarang adalah waktunya untuk kembali ke jalur utama saya lagi dan lebih FOCUS.

Beberapa hal yang saya lakukan untuk memperbaiki semuanya dan kembali focus adalah:

1. Saya mulai menggunakan productivity apps untuk daily to do list, project management dan reminder. Dimana sebelumnya, tanpa jadwal tertulis, saya suka lompat-lompat dari pekerjaan yang satu ke yang lain dan setelah melompat, pekerjaan yang sebelumnya lupa follow up. Akhirnya progress berjalan dengan sangat lambat.

2. Berfokus lebih kepada sektor-sektor yang lebih menjanjikan, hal ini mungkin lebih personal sehingga agak abstrak ketika saya tulis. Intinya adalah, bekerja lebih keras di bagian-bagian yang lebih menghasilkan uang. Karena dari apa saja yang Anda lakukan, ada hal-hal yang menghasilkan dan ada yang kurang menghasilkan. Do more di bagian yang menghasilkan.

3. Draw my Vision Board. Kalau Anda praktisi Law of Attraction, Anda benar-benar harus melakukan ini. I’m a big believer in Law of Attraction. Anda bisa mendapatkan apa yang Anda mau dengan LOA dengan syarat Anda melakukannya dengan cara yang benar.

4. Backward Reverse Thinking. Jangan melakukan yang Anda bisa dan berharap Anda bisa maju. Saya mendefinisikan goal saya terlebih dahulu, setelah itu baru saya breakdown strategy-strategy jangka pendeknya untuk mencapai goal tersebut.

5. Feels Good. Ini yang paling penting. Perasaan happy harus muncul seolah-olah goal Anda sudah Anda dapatkan (padahal belum). Perasaan ini akan memberikan getaran yang akan membantu Anda mendapatkan goal Anda. Ingat kan betapa susahnya menjual sesuatu (rumah, motor, mobil, etc). Tetapi begitu sudah laku, banyak orang menghubungi Anda dan menanyakan apakah barang Anda masih ada. Ini adalah bukti nyata bahwa ketika Anda merasa happy ketika barang Anda laku, maka getaran perasaan Anda akan membuat banyak orang menghubungi Anda. Apa yang terjadi kalau getaran perasaan Anda muncul dengan kuat sebelum barang Anda terjual?:)

6. Berani mengatakan TIDAK kepada tawaran-tawaran bisnis yang kurang prospektif dan tidak bisa Anda jalani, meskipun itu mungkin akan menjadi peluang yang baik. Ingat, FOCUS!

7. Set my priority dalam pekerjaan sehari-hari.

8. Saya selalu menyiapkan reward apa yang akan saya dapatkan ketika saya menyelesaikan tugas saya dengan baik. Dan biasanya saya suka barang mahal. Why? Terutama karena feeling accomplishment yang muncul ketika membeli barang mahal, membuat getaran yang saya sebut di point no 5 tadi begitu hebatnya. Sehingga hal itu akan membuat seluruh hal yang terkait menjadi tercapai dengan bagus dan cepat. Ingat bahwa kalau Anda memelihara feeling yang tidak sehat, seperti memikirkan bagaimaan cara menghemat, membayar hutang, etc, Anda malah akan terbelenggu olehnya.

9. Never Lunch Alone. Saya terus melakukan networking dan kali ini saya tidak malu untuk bertanya an meminta bantuan/nasihat dari orang-orang yang lebih berhasil dari saya. And hey, ternyata mereka semua menanggapinya dengan sangat baik. Saya bahkan bertemu dengan orang-orang yang sebelumnya sangat susah saya temui :)

10. Take Action. Ini langkah paling vital, dan ini yang sekarang saya lakukan. Mengoptimalkan team yang sudah ada sambil rekruting team-team yang baru. Anyone wanna join me? :)

Phiew, list yang panjang, but hey, ini lah yang ada di otak saya saat ini. And sepertinya baru kali ini saya menuliskan dengan pendekatan Law of Attraction seperti ini. Saya personally secara tidak sadar sudah menggunakan teknik ini (LOA) sejak masih SD. And it works great for me:)

So, that’s they story of me, what about you? Tell me…. :)

@DennySantoso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>