Conversation is not the best way to REACH in Social Media

Tadi malam saya membaca sebuah buku berjudul The Science of Marketing dan di awal buku, ada satu topic yang menarik, yang mengatakan bahwa Conversation di social media bukanlah jalan terbaik untuk meningkatkan reach (baca: menambah follower).

Padahal kita semua tahu, kalau mencari cara meningkatkan follower artinya kita harus meningkatkan reach/jangkauan kita ke orang-orang baru yang belum tahu tentang kita dan memberi tahu mereka tentang kita melalui conversation atau biasa disebut engagement. Dan Zarrella mengatakan dalam bukunya bahwa statistik menunjukkan selebriti dengan jumlah follower yang banyak biasanya tidak melakukan conversation dengan followernya. Mereka hanya melakukan conversation dengan teman sebenarnya, dan faktanya followernya tetap tinggi. Mereka juga tidak melakukan apa yang kita kenal dengan ‘kultwit’. Dan tetap, mereka punya ratusan ribu bahkan jutaan followers.

Menurut Dan Zarrella, kita semua percaya bahwa conversation dengan follower itu penting karena kita menganggap hal tersebut adalah ‘hal baik’ yang mana harus dilakukan.

Saya sendiri menaikkan follower dengan cara berkolaborasi dengan teman-teman yang memiliki follower sama atau lebih tinggi dari saya. Conversation menurut saya adalah menjaga hubungan baik dengan follower (sudah menjadi follower) saya. Dan memang kultwit tidak akan bisa meningkatkan follower. Bisa sih, tapi tidak significant (pengalaman pribadi).

Bagaimana menurut Anda? Bagaimana cara terbaik meningkatkan reach demi menambah follower?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>